
Apa Itu Bow Shackle dan Kapan Digunakan?
Bow shackle adalah komponen rigging berbentuk melengkung seperti tapal kuda yang digunakan untuk menghubungkan sling, rantai, atau wire rope dengan beban. Desainnya memungkinkan distribusi beban dari berbagai arah, sehingga sering dipakai dalam pekerjaan lifting yang tidak selalu lurus atau satu garis. Apa Itu Bow Shackle? Kalau dilihat sekilas, bow shackle memang terlihat sederhana. Bentuknya bulat

Bow Shackle vs D Shackle: Mana yang Lebih Kuat untuk Lifting Industri?
Dipublikasikan oleh Tim Teknis DRILift | Referensi: ASME B30.26 | EN 13889 | DNV 2.7-1 Definisi Teknis Bow Shackle adalah jenis shackle dengan bentuk melengkung (oval) yang dirancang untuk menahan beban dari berbagai arah dalam sistem lifting. Desainnya memungkinkan distribusi beban yang lebih luas, sehingga sangat cocok untuk aplikasi multi-sling dan angular load.D Shackle (atau

Komponen Shackle: Body, Pin, dan Cara Kerjanya
Dalam dunia rigging dan pengangkatan beban, shackle adalah salah satu komponen paling penting yang sering dianggap sepele. Padahal, kegagalan pada shackle bisa menyebabkan kecelakaan fatal di lokasi kerja. Memahami struktur shackle, mulai dari body hingga pin, bukan sekadar pengetahuan teknis, tetapi juga bagian dari praktik keselamatan yang bertanggung jawab. Artikel ini membahas secara mendalam bagaimana

Jenis Jenis Shackle yang Digunakan dalam Lifting dan Perbedaannya dalam Sistem Rigging
Dalam setiap operasi lifting di industri, baik itu di sektor migas, konstruksi, perkapalan, maupun manufaktur berat, shackle adalah salah satu komponen rigging yang paling sering digunakan sekaligus paling sering dianggap sepele. Padahal, pemilihan jenis shackle yang tepat menentukan keselamatan seluruh sistem pengangkatan. Shackle berfungsi sebagai penghubung antara komponen-komponen rigging seperti sling, chain, wire rope, blok

Fungsi Shackle dalam Sistem Rigging dan Perannya dalam Sistem Pengangkatan Industri
Dalam setiap operasi pengangkatan di industri, ada komponen kecil yang sering luput dari perhatian tetapi memegang peranan sangat kritis: shackle. Komponen ini hadir di hampir setiap titik koneksi dalam sistem rigging, mulai dari proyek konstruksi gedung tinggi, operasi offshore di platform minyak dan gas, hingga pekerjaan pemindahan mesin berat di fasilitas manufaktur. Banyak kecelakaan pengangkatan

Apa Itu Shackle dalam Industri Lifting?
Shackle adalah komponen penghubung berbentuk U atau busur yang digunakan dalam sistem lifting dan rigging untuk menyambungkan tali kawat (wire rope), rantai, sling, atau beban ke kait (hook) dan titik angkat lainnya. Komponen ini dibuat dari baja tempa berkekuatan tinggi dan dilengkapi dengan pin pengunci yang berfungsi mencegah terlepasnya sambungan selama operasi pengangkatan berlangsung. Shackle

Panduan Memilih Spreader Bar untuk Container 20-40 Feet
Kalau Anda pernah menyaksikan proses bongkar muat kontainer di pelabuhan atau di tempat proyek konstruksi besar, satu komponen yang sering luput dari perhatian adalah spreader bar kontainer.Alat ini bukan sekedar perlengkapan rigging, tapi merupakan salah satu alat pengangkatan barang berat penentu keselamatan dan efisiensi seluruh operasi pengangkatan. Jika salah pilih, bukan hanya menghadapi risiko kerusakan

DRILift Spreader System: Engineering Lifting Solution untuk Container & Heavy Load
DRILift Spreader System adalah sistem pengangkatan beban berat yang dirancang secara rekayasa (engineered lifting solution) khusus untuk operasi container, heavy equipment, dan struktur industri besar. Sistem ini menggabungkan spreader bar, rigging frame, dan komponen modular yang dapat dikonfigurasi sesuai kebutuhan proyek, mulai dari pelabuhan, fabrication yard, hingga proyek EPC skala besar. Berbeda dengan lifting equipment

Spreader Bar LCTR: Sistem Lifting Aman untuk Container di Proyek Offshore dan Remote Area
Mengangkat kontainer di lingkungan offshore bukan sekadar soal kapasitas crane. Angin kencang di atas 25 knot, gerakan deck akibat gelombang, ruang manuver yang terbatas, serta regulasi keselamatan internasional yang ketat menjadikan setiap operasi lifting sebagai momen kritis yang tidak boleh dianggap remeh. Satu kesalahan dalam rigging atau pemilihan alat angkat yang tidak sesuai standar bisa
