Wirerope atau tali baja dan pengertiannya di Indonesia

Tali kawat baja dalam bahasa indonesia atau umum nya dikenal dengan wirerope adalah alat bantu angkat. berikut kami akan jelaskan

 Untuk mengangkat dan menurunkan beban digunakan tali baja yang digulungkan pada drum. Tali baja dibuat dari bahan baja yang mempunyai batas tegangan tarik antara 130 – 180 kg/mm2, yaitu tegangan putus pada tali baja tersebut.

Tali baja yang merupakan sarana untuk pengangkatan mempunyai sifat – sifatnya yang berbeda dengan rantai, yaitu :

  1. Lebih ringan
  2. Lebih tahan terhadap sentakan atau beban kejut
  3. Dapat digunakan untuk kecepatan angkat yang tinggi
  4. Bila akan putus memperlihatkan tanda – tanda
  5. Berat persatuan panjang adalah kecil
  6. Elastic
  7. Tidak berisik bila digunakan

Adapun kelemahan tali baja bila dibangdingkan dengan rantai adalah sebagai berikut :

  1. Tidak tahan terhdap korosi
  2. Sukar untuk ditekuk – tekuk, sehingga memerlukan drum atau teromol penggulung yang besar
  3. Dapat mulur atau memanjang
  4. Cenderung untuk berputar atau memuntir

1.Konstruksi

Wire rope adalah tali baja yang terbuat dari beberapa wire yang dipilin membentuk strand, lalu beberapa strand tersebut dipilin mengelilingi core untuk membentuk wire rope.


            Konstruksi menyatakan banyaknya wire dan strand dalam suatu wire rope. Format konstruksi wire rope : Banyaknya strand x Banyaknya wire. Contoh: wire rope 6 x 37 terdiri dari 6 strand yang mengelilingi 1 core dimana masing masing strand terdiri dari 37 wire.


            Semakin banyak jumlah wire didalam strand membuat ukuran individual wire lebih kecil sehingga wire rope lebih flexible, sebaliknya semakin sedikit jumlah wire di dalam strand membuat ukuran wire menjadi lebih besar sehingga wire rope menjadi lebih kaku.

Wire rope yang flexible mempunyai daya tahan terhadap tekukan yang baik sehingga cocok digunakan pada crane. wire rope dengan ukuran individual wire yang besar mempunyai ketahanan terhadap gesekan yang baik sehingga sesuai digunakan untuk menari.

2.Core / Inti

            Core wire rope umumnya terdiri dari 3 bahan:
Fiber Core (FC) – tali plastic.
Hemp Core (HC) – tali manila.
Wire Core (IWRC) – kawat baja.

            Keuntungan FIBER (FC) atau HENEP CORE (HC) adalah wire rope lebih flexible dan lebih tahan karat. Keuntungan WIRE CORE (IWRC) adalah breaking load yang lebih tinggi.

3.Ukuran

Ukuran diameter wire rope dinyatakan dalam mm atau inch dan dapat diukur menggunakan sigmat. Faktor yang mempengaruhi ukuran wire rope adalah besarnya sheave yang dilalui wire rope dan beban yang akan digerakkan oleh wire rope.

  1. 4. Putaran

Putaran menunjukkan arah strand wire rope diputar mengelilingi Core.Wire rope strand yang diputar searah jarum jam disebut Putaran Kanan atau Right Hand Regular Lay disingkat (RHRL). Sebaliknya strand yang diputar berlawanan arah jarum jam disebut Putaran Kiri atau Left Hand Regular Lay (LHRL).

            Untuk membedakan, wire rope PUTARAN KANAN jika dilihat secara vertikal, sudut pada strand akan membentuk huruf “Z”, sedangkan wire rope PUTARAN KIRI, jika dilihat secara vertikal akan membentuk huruf “S”.

  1. 5. Finishing

2 type finishing wire rope, yaitu Bright/Ungalvanis dan Galvanis

Wire rope galvanis permukaan luarnya berwarna putih karena dilapisi zinc.

Keuntungannya lebih tahan karat daripada wire rope ungalvanis.

Kerugiannya: harganya lebih mahal.

Wire rope ungalvanis

keuntungannya lebih murah namun kurang tahan karat dibandingkan wire rope galvanis.

  1. Grade

Wire rope diproduksi berdasarkan beberapa grade. Setiap grade memberikan kombinasi tensile strength, kekerasan, ketahanan terhadap gesekan dan tekukan yang berbeda.

Standard industri yang banyak dipakai untuk menentukan grade adalah A.P.I (American Petroleum Institute) dan JIS (Japan Industrial Standard).

  1. Lubrikasi

Lubrikasi pada wire rope berfungsi mencegah karat dan mengurangi gesekan antar strand dan wire didalam wire rope sehingga memperpanjang usia.


Empat jenis lubrikasi yang umum:

Dry: tanpa gemuk hanya dilapisi minyak ringan dibagian dalam core dan strand.
A: Gemuk ringan, warna coklat kekuningan biasa diaplikasikan pada wire rope galvanis.

B: Gemuk hitam.

C: Gemuk hitam pekat, memberi proteksi yang baik terhadap karat. Ideal digunakan di laut,

konstruksi, dan logging.

Sebagai aturan umum, makin banyak jumlah strand dan makin banyak jumlah filament per strand makin lentur tali tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.