Standard regulasi pesawat dan alat angkat

Standard dan regulasi pengangkatan peralatan pesawat angkat begitu luas. untuk memahami aturan yang ada akan kami jelaskan dibawah ini.

  • Regulasi Teknis dan standard adalah penting namun tiap tiap wilayah atau negara dapat bervariasi.
  • Perbedaan standard dapat mempengaruhi design produk dan jasa
  • Technical Barriers to Trade Agreement (TBT) dibawah World Trade Organization (WTO) berusaha memastikan regulasi, standard, pengetesan dan sertifikasi prosedur jangan mebuat halangan yang berarti.
  • Prosedur untuk memutuskan produk sesuai maka standard harus relevan, fair dan adil.
  • Namun Tiap Negara (Wilayah) diperbolehkan mengadopsi standard yang mereka anggap pantas
  • Manufaktur, Fabricator dan Usaha harus mengetahui standard terbaru yang ada dalam market yang mereka geluti.
  • Global Standard
    • ASME B30 – Peralatan Penanganan Beban (American society of Mechanicl Engineers, USA)
    • ASME P30 – Perencanaan Pengangkatan
    • CSA Z150 Mobile / Tower Crane (Canadian Standard Association)
    • ISO (International Standard Organization , Global)
    • BS (British Standard , UK
    • DIN (Deutsches Institut für Normung, Jerman)
    • EN (European Norm, Uni Eropa)
    • Standard Tambahan

 Regulasi Pemerintahan

  • OSHA 1910 (Occupational Safety and Health Administration, USA)
  • OSHA 1926(Occupational Safety and Health Administration, USA)
  • Regulasi Federal & Provinsi CANADA
  • LOLER & PUWER (Health Safety Executive, UK)
  • Australia
  • Brazil
  • SNI (Standard Nasional Indonesia)

SNI

  • Standar Nasional Indonesia (disingkat SNI) memang adalah satu-satunya standar yang berlaku secara nasional di Indonesia
  • SNI dirumuskan oleh Panitia Teknis dan ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN)
  • SNI dirumuskan dengan memenuhi WTO Code of good practice

SNI berhubungan dengan pengangkatan

Leave a Reply

Your email address will not be published.